Pages

Sabtu, 14 September 2013

Hijab Hati



Dapet dongeng dari seseorang 


 
Ada seorang wanita yang dikenal taat beribadah. Tak Pernah Sekalipun Ia Melewatkan Shalat Lima Waktu di Masjid. Ia kadang menjalankan ibadah sunnah.
 sebenarnya hanya satu kekurangannya. yaitu tadi Tak mau berhijab.
sudah banyak yang menasehatinya,tapi ya jawab'pe ya “Insya Allah. Yang penting hati dulu yang berjilbab.”
Hingga di suatu malam… Ia bermimpi sedang di sebuah taman yang sangat indah. Rumputnya sangat hijau, berbagai macam bunga bermekaran. Ia bahkan bisa merasakan segarnya udara dan wanginya bunga ditaman itu.
Sebuah sungai yang airnya sangat jernih hingga dasarnya kelihatan, melintas di pinggir taman. Semilir angin pun ia rasakan di sela-sela jarinya.
Ia tidak sendiri, Ada beberapa gadis disitu yang terlihat juga menikmati keindahan taman. Ia pun menghampiri salah satu gadis. Wajahnya sangat bersih, seakan-akan memancarkan cahaya yang sangat lembut.
 terjadilah percakapan:
“Assalamualaikum, saudariku..”
(+) “Wa alaikumussalam.. Selamat datang, saudariku.”
 “Terima kasih. Apakah ini surga?”
 (+) )Gadis itu tersenyum). “Tentu saja bukan, saudariku. ini hanyalah tempat menunggu sebelum ke surga.”
"“Benarkah? Tak bisa kubayangkan seperti apa indahnya surga jika tempat menunggunya saja sudah seindah ini.”
 (+) (Gadis itu tersenyum lagi) “Amalan apa yang bisa membuatmu kemari, saudariku?”
“Aku selalu menjaga waktu shalat dan aku menambahnya dengan ibadah sunnah.”
 (+) “Alhamdulillah..”
 Tiba-tiba jauh di ujung taman ia melihat sebuah pintu yang sangat indah. Pintu itu terbuka. Dan ia melihat beberapa gadis yang berada di taman mulai memasukinya satu persatu.
 “Ayo, kita ikuti mereka.” kata gadis itu sambil setengah berlari.
“Apa di balik pintu itu?” kata si wanita sambil mengikuti gadis itu.
 (+) “Tentu saja surga, saudariku” larinya semakin cepat.
 "“Tunggu…tunggu aku..” Si Wanita berlari namun tetap tertinggal.
 Gadis itu hanya setengah berlari sambil tersenyum padanya. Si Wanita tetap tak mampu mengejarnya meski ia sudah berlari.
Ia lalu berteriak, ”Amalan apa yang telah kau lakukan hingga kau begitu ringan?”
“Sama denganmu saudariku, Bahkan Kamu Jauh Lebih Baik Karena Telah Lama Menjaga Shalatmu.” jawab sang gadis sambil tersenyum.
 Gadis itu telah mencapai pintu. Sebelah kakinya telah melewati pintu. Sebelum Gadis itu melewati pintu sepenuhnya, Si Wanita berteriak pada si gadis,
“Amalan apalagi yang kau lakukan yang tidak kulakukan?” Gadis itu menatapnya dan tersenyum. Lalu berkata, “Apakah kau tak memperhatikan dirimu apa yang membedakan dengan diriku?”
Ia sudah kehabisan napas, tak mampu lagi menjawab.
“Apakah kau mengira Rabbmu akan mengijinkanmu masuk ke surgaNya tanpa jilbab menutup auratmu? Ketahuilah Saudariku, Aku Bahkan Tidak Sesuci Dirimu Akibat Kekhilafanku di Dunia, Tapi Aku Memperbaiki Diri Dengan Bertaubat, Taubatan nasuhaa Menjaga Shalat, Mengerjakan Sunnah dan Menutup Aurat”
 Tubuh gadis itu telah melewati pintu, tapi tiba-tiba kepalanya mengintip keluar, memandangnya dan berkata, “Sungguh sangat disayangkan amalanmu tak mampu membuatmu mengikutiku memasuki surga ini. Maka kau tak akan pernah mendapatkan surga ini untuk dirimu. Cukuplah surga hanya sampai di hatimu karena niatmu adalah menghijabi hati.”
 Si Wanita tertegun... lalu terbangun dengan Keringat Membasahi Tubuhnya... beristighfar lalu mengambil air wudhu. Ia tunaikan shalat malam. Menangis dan menyesali perkataannya dulu... Ia pun berjanji pada Allah sejak saat itu ia akan menutup auratnya.

 "Memang yang berhijab belum tentu baik, tapi Muslimah yang baik tentulah BerHijab"
#Ust Felix

0 comments:

 
Copyright 2010 dedew's blog. Powered by Blogger
Blogger Templates created by DeluxeTemplates.net
Wordpress by Wpthemescreator
Blogger Showcase